OLYMPUS DIGITAL CAMERA

 

Saat ini, masyarakat dirasa tengah memasuki era Trend baru, atau yang biasa disebut dengan kekinian. Fenomena ini awalnya muncul ketika banyaknya masyarakat yang membanding-bandingkan kehidupan masyarakat zaman dahulu dengan masyarakat zaman sekarang.

Seiring berjalannya waktu, tentu sebuah kehidupan bermasyarakat akan berubah dan mengikuti perkembangan zaman yang ada. Hal ini tidak hanya berlaku untuk masyakata yang hidup di perkotaan saja, tetapi juga sudah menular pada masyarakat yang hidup di desa.

Oleh karena adanya tuntutan perkembangan zaman yang ada, dalam rangka Kuliah Kerja Nyata – Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat atau yang biasa disingkat dengan KKN-PPM dari Universitas Lampung (Unila) di pekon Kiluan Negeri, salah satu program kerjanya adalah memberikan Pelatihan Web Desa dan Pelatihan Jurnalistik. Yang mana dengan adanya pelithan ini, dirasa akan dapat memberikan kesan trendi atau kekinian dari desa Kiluan Negeri itu sendiri.

Tujuan dari diberikannya pelatihan ini adalah untuk menunjang sarana dan prasarana yang ada di pekon Kiluan Negeri ini. Pembuatan web desa dirasa penting, karena untuk memudahkan setiap orang yang yang ingin mengetahui bagaimana keadaan pekon Kiluan Negeri, apa saja yang ada di pekon Kiluan Negeri, hingga dapat mengetahui berita apa saja yang ada di pekon tersebut.

Dalam pelatihan web desa, hal-hal yang dibahas didalamnya antara lain gambaran umum tentang web desa, mengetahui apa itu internet, pengertian internet, profil internet dan pengguna, fungsi internet dan pengenalan dasar internet, apa itu web desa, fungsi dari web desa dan tata kelola web desa, termasuk cara mendapatkan atau mendaftar web desa.

Agar menjadi desa yang terkesan sudah maju, web desa dirasa akan dapat menaikan gengsi sebuah desa. Apalagi desa yang akan dinaikan gengsinya ini merupakan sebuah desa dengan alam pantainya yang sudah terkenal indah, makan web desa dirasa perlu.

Selain memberikan pelatihan tentang web desa, tentu masyarakat juga harus mengetahui bagaimana cara mengelola isi web desa, dan bagaimana memberikan isi dari web desa tersebut yang baik dan menarik serta memiliki nilai didalamnya. Baik dari segi nilai informasi, nilai hiburan, atau sekedar nilai menarik minat pemcanya.

Oleh karena itu, setelah dilakukan Pelatihan Web Desa, dilanjutkan dengan Pelatihan Jurnalistik. Kurang data untuk web desa, dan produk jurnalistik dapat digunakan sebagai informasi dalam web desa, peserta pelatihan diajarkan untuk dapat menulis berita dalam berbagai bentuk sport news, straight news dan feature. (snr)